Smartfen Uji Coba Jaringan 5G, Tembus 8,7 Gbps

By Wanovy Hutapea 17 Jun 2021, 19:11:34 WIB Teknologi
Smartfen Uji Coba Jaringan 5G, Tembus 8,7 Gbps

Setelah sebelumnya Telkomsel dan Indosat Ooredoo mendapatkan sertifikat uji kelayakan untuk menggelar layanan 5G, operator seluler Smartfren pun kini bersiap menyusul.

Smartfren bersama dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan uji coba jaringan 5G pada Kamis(17/6/2021) di Galery Smartfren Sabang di Jakarta Pusat, dengan menggunakan frekuensi 28 GHz atau Milimeter-wave (mmWave).

Ini merupakan kali kedua Smartfren menggelar uji coba 5G. Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu, Smartfren juga sudah melakukan uji coba jaringan 5G ini menggunakan frekuensi yang sama di kawasan Marunda, Jakarta Utara.

Baca Lainnya :

Smartfren menggunakan arsitektur 5G NR IU dari ZTE yang sudah mendukung jaringan 5G pada frekuensi mmWave.

Ada beberapa use case yang digunakan dalam uji coba jaringan 5G kali ini. Salah satunya adalah pengujian dengan kecepatan download menggunakan modem MiFi Smartfren, yang sudah menggunakan jaringan 5G di spektrum mmWave.

Dalam uji coba tersebut, kecepatan jaringan 5G yang dihasilkan tembus hingga 1,85 Gbps atau gigabits per second.

Degan kecepatan ini, Smartfren kemudian mencoba menonton vidio Youtube dengan resolusi tertinggi yaitu 4K atau 2160p. Terlihat bahwa vidio yang ditonton tersebut sangat lancar dan bisa dipercepat ke durasi akhir meski ada sedikit lag.

"Kami ingin menggelar jaringan 5G secara totalitas. Ini bisa dilihat dari video YouTube yang ditayangkan," ujar Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachrys.

Tak sampai disitu, pada uji coba kali ini, Smartfren juga memperlihatkan kemampuan 5G lainnya lewat perangkat kacamata virtual (VR). Dikatakan bahwa ini bisa digunakan untuk kebutuhan industri dalam mengiklankan wisata langsung.

Merza juga mengatakan, kegunaan jaringan 5G ini tidak akan digunakan untuk sekedar pemakaian data internet smartphone saja. Nantinya, ini bisa dipergunakan dalam membantu kegiatan industri.

Meski begitu, Smartfren sendiri belum menjelaskan kapan pastinya kana melakukan uji layak operasi (ULO), sebagai syarat sebelum menggelar layanan 5G secara komersial.

"Tidak lama lagi mudah-mudahan layanan 5G Smartfren akan segera diluncurkan”, tutup Merza.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment